Warga Muslim Dilarang Ke Disneyland Tanpa Alasan, Inggris Protes AS

Syariahcenter.com – Rencana liburan satu keluarga muslim asal Inggris ke Disneyland terpaksa batal. Mereka tidak diperbolehkan terbang ke Los Angeles (LA) oleh petugas dari Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat.

Keluarga ini terbang menggunakan pesawat maskapai penerbangan Norwegian Airlines. Sesampai di bandara Gatwick, rombongan ini dihentikan dan dilarang melanjutkan perjalanan tanpa penjelasan sama sekali.

Sang ayah, Mohammad Tariq Mahmood mengatakan tidak ada penjelasan yang diberikan perihal alasan larangan tersebut. Padahal, keluarga ini menggunakan Visa Waiver, yang memberikan hak kepada mereka mengadakan perjalanan ke AS selama 90 hari tanpa visa.

Mahmood yang pergi bersama sembilan orang anaknya meyakini pelarangan ini terjadi karena serangan pada Amerika. Mereka berpikir setiap muslim dianggap sebagai ancaman.

Kasus ini menarik perhatian anggota parlemen lokal Stella Creasy. Dia mendesak Perdana Menteri David Cameroon agar menekan otoritas AS atas masalah pelarangan ini yang tidak memiliki dasar.

Creasy mengatakan jumlah muslim Inggris yang tidak diizinkan masuk ke AS tanpa alasan mengalami peningkatan. Creasy mendesak Cameroon untuk mendobrak dinding pemisah dan meminta penjelasan dari pihak AS.

“Penciptaan kondisi yang tanpa alasan ini dapat memicu kebencian dan perdebatan,” kata Creasy.

“Diskusi online dan offline berkembang diiringi meningkatnya kekhawatiran di kalangan muslim Inggris terkait pernyataan Trump,” ucap dia.

“Hanya sepekan lalu, parlemen bersepakat menilai pandangan Trump sangat menjijikkan. Sekarang kita harus bertindak lebih dari sekadar mengangkat bahu menyoroti kebijakan keamanan Amerika yang memakan korban konstituen kami,” kata Creasy.

“Jika kedutaan tidak memberikan jawaban, Perdana Menteri harus memberikan penjelasan apa yang terjadi untuk memastikan tidak ada warga Inggris mengalami diskriminasi karena iman mereka,” ujar Creasy. (lis)

(Visited 133 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *