Target Askrindo Syariah Di Tahun 2016

Syariahcenter.com – Meski mengahadapi kondisi menantang di 2015, PT Penjaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) menjaga kinerja tetap positif. Hal ini tak lepas dari perluasan segmen jaminan dan produk yang menarik.

Direktur Utama Askrindo Syariah Pribadi bersyukur target Askrindo Syariah di 2015 tercapai di tengah perlambatan ekonomi. Dengan inovasi pangsa pasar mereka bisa naik.

Peningkatan bisnis juga tidak lepas dari pemahaman pelaku industri keuangan syariah atas fungsi penjaminan. Tiga tahun ini, sambil mengenalkan, lanjut Pribadi, mitra juga bertambah karena mereka menyadari adanya kebutuhan jasa penjaminan.

Dengan kondisi yang sulit tahun lalu, Aksrindo Syariah melihat perbankan merevisi strategi dengan mengurangi penetrasi ke sektor berisiko dan masuk ke yang lebih aman seperti pembiayaan pegawai. Karena mengikuti mitra lembaga keuangan syariah, Askrindo Syariah juga masuk ke sana.

Perluasan ke perusahaan pembiayaan dan anjak piutang juga membantu Askrindo Syariah tetap tumbuh baik. Pada 2015 ujrah mencapai Rp 110 miliar, meningkat signifikan dari 2014 sebesar Rp 47 miliar.

Laba tahun lalu juga mencapai Rp 24 miliar dari sekitar Rp 9 miliar pada 2014. Diakui Pribadi, tahun lalu terjadi peningkatan rasio klaim, namun dalam batas terkendali, yakni sekitar 10 persen dari prediksi 14,5 persen.

Pada 2016 ini, ujrah diharapkan bisa mencapai Rp 120 miliar, laba Rp 37 miliar dan aset Rp 363 miliar. “Semoga ekonomi membaik. Kuncinya ada di pemerintah agar ekonomi jadi dinamis,” kata Pribadi di Kantor Aksrindo Syariah, Rabu (20/1).

Askrindo Syariah berharap program infrastruktur bisa benar-benar berjalan dan tidak boleh mengandalkan pasar. Karena belanja pemerintah tidak hanya akan berdampak di pusat, tapi juga di daerah serta industri. Soal penempatan investasi, Askrindo Syariah masih mengandalkan deposito dan RDPT.

Pada tahun ini Askrindo Syariah optimistis dengan perkembangan kondisi ekonomi. Hal ini butuh ditunjang kebijakan yang mendukung misalnya kucuran APBN melalui lembaga keuangan syariah.

“Tidak usah banyak-banyak, 20 persen saja sudah luar biasa. Ini bisa dimulai dari Kementerian Agama,” ungkap Pribadi.

Direktur Operasional Askrindo Syariah Meivyta Husman menjelaskan, pertumbuhan Askrindo Syariah 2015 dua kali lipat dibanding 2014.

Meski lembaga keuangan syariah (LKS) seperti perbankan syariah menahan pembiayaannya terutama di komersil, tapi pertumbuhan Aksrindo Syariah masih bisa dijaga karena segmen yang disasar adalah mikro dan UKM.

Pada tahun lalu, Askrindo Syariah juga mulai masuk ke lembaga-lembaga IKNB syariah seperti perusahaan pembiayaan. Setelah tahun lalu satu, rencananya tahun ini Askrindo Syariah akan bekerja sama dengan satu perusahaan pembiayaan syariah dan satu unit pembiayaan syariah.

“Ini bentuk dukungan kami atas dorongan OJK agar IKNB bisa lebih dikembangkan, termasuk Pegadaian Syariah dan perusahaan pembiayaan yang sekarang boleh memiliki produk multiguna, KPR dan mikro,” tutur Meivyta.

Meski sebelumnya sudah ada, tahun ini Askrindo Syariah juga memperluas cakupan penjaminan ke lembaga keuangan seperti BPRS dan BMT. Juga pembiayaan hasil modifikasi multiguna, misalnya biaya pendidikan dan kesehatan. Sejauh ini ada tiga universitas yang bekerja sama dengan Askrindo Syariah.

“Kami menjajaki perkembangannya dan kami lihat produk-produk itu banyak gunanya,” ungkap Meivyta.

Soal target tahun ini, setelah target tahun lalu bisa dicapai, tahun ini pertumbuhan ditargetkan minimal 33 persen. Askrindo Syariah optimistis, dengan model produk bersifatnya tailor-made kebutuhan mitra bisa dipenuhi.

Misalnya LKM yang mempunyai produk KPR komersil. Awalnya penjaminan dianggap tidak dibutuhkan karena ada fisik rumah yang bisa dijadikan jaminan atas pembiayaan kepada nasabah. Askrindo Syariah mempunyai paket produk yang menyeluruh dan likuid.

“Kalau bermasalah, KPR bisa dijual, tapi butuh waktu dan LKS bisa bermasalah kualitas aset. Paket produk ini kami punya produk penjaminan dan asuransi di dalamnya,” kata Meivyta.

Paket produk ini ia sebut lebih ringkas karena LKS hanya berurusan dengan Askrindo Syariah untuk berbagai klaim dan biayanya lebih murah. Produk ini, kata Meivyta, banyak peminatnya, dengan menyesuaikan syarat dan ketentuan sesuai masing-masing LKS, didukung juga dengan sistem yang bagus. (feb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ankara escort,ankara escort bayan,escort bayan,beylikdüzü escort,ataşehir escort,sex izle,kartal escort,beşiktaş escort,mecidiyeköy escort,türbanlı porno,pendik escort,ankara escort,sex izle,ankara escort,ankara escort,
seo teknikleri wordpress ücretsiz tema istanbul sexs shop hacklink e sigara sexs shop