Standar Syariah Produk Keuangan Berbasis Emas Tengah Disiapkan

Syariahcenter.com – Organisasi Akuntansi dan Audit Institusi Keuangan Islam (AAOIFI) memasuki fase baru pengembangan standar syariah untuk emas, termasuk aturan produk keuangan berbasis emas. Standar ini dibuat bersama World Gold Council dan Amanie Advisors.

Sebelumnya, Dewan Syariah AAOIFI sudah memberi lampu hijau atas proyek standardisasi ini termasuk strukturnya. Mereka membentuk sub-komite untuk menggelar studi dan mempersiapkan standar teknis.

Sub-komite ini sudah menggelar pertemuan perdana untuk mendiskusikan detil studi dan draf standar syariah emas ini. Pertemuan lanjutan masih akan berlangsung untuk segera melengkapi draf ini.

Sekretaris Jenderal AAOIFI Hamed Hassan Merah berharap standar ini akan punya dampak substantif yang positif dan dapat mengkomodir perkembangan fiqih kontemporer di kalangan investor maupun publik. Inisiatif ini juga melibatkan kerja sama intensif dengan otoritas emas.

CEO Dewan Emas Dunia Aram Shishmanian mengaku senang AAOIFI mendeteksi pentingnya menciptakan standar syariah untuk emas dan menjadi pionir mengembangkan standar ini. ”Industri keuangan Islam terus tumbuh. Butuh pemahaman lebih baik dalam aplikasi panduan syaria, termasuk emas,” kata Shishmanian seperti dikutip Zawya baru baru ini.

Sejauh ini, standar syariah untuk koin emas dan emas batangan masih sangat terbatas. Bahkan untuk sektor keuangan, tak ada panduan yang mengatur soal emas.

Karena itu, panduan ini diyakini akan membawa manfaat bagi industri, konsumen Muslim untuk memproteksi kekayaan mereka serta menciptakan stabilitas sektor keuangan.

(Visited 87 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *