Wisata Syariah – Syariah Center http://syariahcenter.com All About Syariah News & Activities Thu, 21 Jun 2018 21:06:04 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.6 Berlibur ke Batam Belum Lengkap Tanpa Oleh-Oleh Ini http://syariahcenter.com/berlibur-ke-batam-belum-lengkap-tanpa-oleh-oleh-ini/ http://syariahcenter.com/berlibur-ke-batam-belum-lengkap-tanpa-oleh-oleh-ini/#respond Mon, 05 Jun 2017 08:38:58 +0000 http://syariahcenter.com/?p=5791 Batam adalah salah satu destinasi belanja terbaik di Indonesia. Ada berbagai barang branded yang menarik dan dibandero dengan harga terjangkau. Tak mengherankan bila banyak wisatawan domestik maupun wisatawan asing yang senantiasa tertarik berkunjung ke Batam. Jika punya kesempatan untuk berkunjung ke Batam, maka kita juga wajib menyempatkan diri berburu beberapa jenis oleh-oleh ini : Kek ...

Posting Berlibur ke Batam Belum Lengkap Tanpa Oleh-Oleh Ini ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>

Batam adalah salah satu destinasi belanja terbaik di Indonesia. Ada berbagai barang branded yang menarik dan dibandero dengan harga terjangkau. Tak mengherankan bila banyak wisatawan domestik maupun wisatawan asing yang senantiasa tertarik berkunjung ke Batam.

Jika punya kesempatan untuk berkunjung ke Batam, maka kita juga wajib menyempatkan diri berburu beberapa jenis oleh-oleh ini :

Kek Pisang

Para pecinta buah pisang pasti senang sekali mendapatkan oleh-oleh yang satu ini. Kek Pisang Villa memang sudah menjadi oleh-oleh favorit wisatawan sejak beberapa tahun terakhir. Selain rasa original, kita juga bisa memilih variasi rasa lain seperti cokelat, moka, dan blueberry yang sangat disukai.

Stik Buah Naga

Camilan ini terbuat dari buah naga asli yang dipotong memanjang dan digoreng hingga teksturnya renyah. Bentuknya yang unik dan cita rasa istimewa membuat stik buah naga sangat disukai. Selain stik buah naga, banyak pula olahan serupa yang terbuat dari ubi ungu, bayam, kentang, dan beragam rasa lainnya.

Bingka Bakar

Bila dilihat sekilas, bingka bakar sangat mirip dengan bika ambon. Tetapi aromanya berbeda dengan bika ambon. Kita bisa mencicipi beragam rasa bingka bakar yaitu cokelat, pandan, wijen, strawberry, dan masih banyak lagi.

Parfum Branded

Batam juga sangat populer dengan produk parfum branded-nya. Bila kita termasuk pecinta parfum, tak ada salahnya jika kita menyempatkan diri berburu parfum di Batam. Luangkan banyak waktu supaya bisa mendapatkan parfum favorit yang biasa kita gunakan. Harga parfum branded di Batam biasanya lebih murah dibandingkan dengan parfum yang dijual di tempat lain.

Berbagai Tas Bermerek

Selain parfum, ada pula berbagai tas bermerek yang tak kalah menarik. Tas pria maupun wanita tersedia secara lengkap di toko dan pusat perbelanjaan yang menjual oleh-oleh. Jika kita teliti memilih, maka kita bisa mendapatkan oleh-oleh tas yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Bila sudah bersiap-siap untuk berlibur ke Batam, jangan lupa menyiapkan asuransi perjalanan untuk mendukung kenyamanan liburan, ya. Kini ada banyak produk asuransi perjalanan populer yang siap memenuhi kebutuhan kita. Perlindungan maksimal dengan premi yang terjangkau membuat kita tetap hemat. Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati perjalanan liburan ke Kota Batam.

 

Posting Berlibur ke Batam Belum Lengkap Tanpa Oleh-Oleh Ini ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/berlibur-ke-batam-belum-lengkap-tanpa-oleh-oleh-ini/feed/ 0
Inilah Peserta Indonesia Pada Kompetisi Wisata Halal Internasional http://syariahcenter.com/inilah-peserta-indonesia-kompetisi-wisata-halal-internasional/ http://syariahcenter.com/inilah-peserta-indonesia-kompetisi-wisata-halal-internasional/#respond Tue, 25 Oct 2016 12:33:33 +0000 http://syariahcenter.com/?p=5584 SyariahCenter.com, Padang – Sumatera Barat ditargetkan bisa memenangkan World’s Best Halal Destination di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016. Di ajang tahunan ini, Indonesia mengikuti 10 kategori. “Target utama Sumbar menang untuk kategori destinasi halal dan kategori kuliner halal,” kata Guntur Subagja, OC Pemenangan WHTA Kementerian Pariwisata pada Liputan6.com, Selasa (25/10/2016). Dia menyebutkan sebanyak ...

Posting Inilah Peserta Indonesia Pada Kompetisi Wisata Halal Internasional ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
SyariahCenter.com, Padang – Sumatera Barat ditargetkan bisa memenangkan World’s Best Halal Destination di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016. Di ajang tahunan ini, Indonesia mengikuti 10 kategori.

“Target utama Sumbar menang untuk kategori destinasi halal dan kategori kuliner halal,” kata Guntur Subagja, OC Pemenangan WHTA Kementerian Pariwisata pada Liputan6.com, Selasa (25/10/2016).

Dia menyebutkan sebanyak 12 destinasi dan industri pariwisata Indonesia ikut di ajang tersebut. Sumbar mewakili Indonesia untuk tiga kategori, World Best Halal Destination, World’s Best Halal Culinary Destination, dan World’s Best Halal Tour Operator yang diikuti Ero Tour, Padang.

Selain Sumbar, pihaknya juga menargetkan Indonesia mampu memenangkan kategori Destinasi Budaya Halal yang diwakili oleh Aceh.

“Target menang untuk lima kategori, dua lagi dari industri halal,” kata Subagja.

Ia mengatakan, voting akan dimulai hari ini untuk mendapatkan lima terbaik pada 6 November mendatang. Selanjutnya, voting untuk memilih yang terbaik dari lima finalis di setiap kategori dimulai pada 7 November dan ditutup pada 25 November 2016.

Berikut kandidat WHTA 2016 dari Indonesia:

1. World’s Best Airline for Halal Travellers (Garuda Indonesia).
2. World’s Best Airport for Halal Travellers (Sultan Islandar Muda Airport, Banda Aceh, Aceh)
3. World’s Best Family Friendly Hotel (The Rhadana Hotel, Kuta, Bali)
4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel (Trans Luxury Hotel, Bandung).
5. World’s Best Halal Beach Resort (Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok)
6. World’s Best Halal Tour Operator (Ero Tour, Padang, West Sumatera)
7. World’s Best Halal Tourism Website (www.wonderful-lomboksumbawa.com)
8. World’s Best Halal Honeymoon Destination (Lembah Sembalun Region, Lombok)
9. World’s Best Hajj & Umrah Operator (ESQ Travel, Jakarta)
10. World’s Best Halal Destination (Sumatera Barat)
11. World’s Best Halal Culinary Destination (Sumatera Barat)
12. World’s Best Halal Cultural Destination (Aceh)

(bar)

Posting Inilah Peserta Indonesia Pada Kompetisi Wisata Halal Internasional ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/inilah-peserta-indonesia-kompetisi-wisata-halal-internasional/feed/ 0
Kunjugan Wisatawan Muslim Ke Korsel Terus Meningkat http://syariahcenter.com/kunjugan-wisatawan-muslim-korsel-terus-meningkat/ http://syariahcenter.com/kunjugan-wisatawan-muslim-korsel-terus-meningkat/#respond Fri, 15 Jul 2016 17:41:14 +0000 http://syariahcenter.com/?p=5450 SyariahCenter.com – Kementrian Kebudayaan, olahraga dan pariwisata Korea Selatan mengungkapkan jumlah wisatawan muslim meningkat 38 persen sejak 2012 hingga 2014. Dilansir dari Koreaherald tahun ini pihaknya menargetkan pengunjung muslim dapat mencapai 800 ribu orang. Tahun 2014 lalu pengunjung muslim mencapai 750 ribu meningkat dari 540 ribu orang pada 2012. Meskipun jumlah meningkat, namun fasilitas bagi ...

Posting Kunjugan Wisatawan Muslim Ke Korsel Terus Meningkat ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
SyariahCenter.com – Kementrian Kebudayaan, olahraga dan pariwisata Korea Selatan mengungkapkan jumlah wisatawan muslim meningkat 38 persen sejak 2012 hingga 2014.

Dilansir dari Koreaherald tahun ini pihaknya menargetkan pengunjung muslim dapat mencapai 800 ribu orang. Tahun 2014 lalu pengunjung muslim mencapai 750 ribu meningkat dari 540 ribu orang pada 2012.

Meskipun jumlah meningkat, namun fasilitas bagi wisatawan muslim masih terbatas. Masalah terbesar bagi umat muslim di Korea Selatan adalah makanan.

Hanya sekitar 12 restoran yang resmi telah mendapat sertifikasi halal dari Federasi Muslim Korea. Beberapa restoran kebab Arab dan Turki mencantumkan label halal tetapi belum resmi mendapatkan sertifikat.

Padahal selama ini Organisasi Pariwisata Korea mempromosikan Korea sebagai restoran ramah muslim yang hanya menawarkan makanan vegetarian dan tidak menjual babi.

Namun sebagain besar restoran halal berada di pusat kota Seoul, sementara itu pilihan halal sangat langka saat wisatawan Muslim mengunjungi bagian negara lainnya.

Seorang pengelola restoran halal di Itaewoon Oh Seung eon mengatakan minimnya pilihan makanan bagi umat Islam karena masih rendahnya kesadaran beragama di masyarakat Korea.

Selain itu mereka kesulitan mendapatkan bahan-bahan halal dari distributor lokal. “Bagian yang paling sulit adalah mendapatkan bahan-bahan halal untuk menu Korea, seperti daging sapi panggan dan sup ayam,” jelas dia.

Dia mengaku menggunakan daging sapi bersertifikat halal dari Australia dan membeli ayam dari peternakan unggas milik pengusaha Muslim. Saus yang mereka buat pun berasal dari bahan-bahan bersertifikat halal.

Persepsi mengenai makanan halal telah berkembang setelah pemerintah mempromosikan bisnis halal beberapa tahun terakhir di Korea. Pemerintah pun berusaha untuk memperbanyak pilihan makanan halal dan tempat ibadah di ruang publik di bandara, hotel dan pusat pertemuan.

Kementrian Pariwisata juga berencana untuk menerbitkan buku resep cara membuat makanan tradisional Korea sesuai dengan syariat Islam. Mereka juga akan mengembangkan menu halal untuk rumah sakit khususnya bagi pasien dari negara Timur Tengah.

Selain makanan, pemerintah juga akan membentuk konsorsium untuk perusahaan kosmetik dengan kalangan akademis untuk mengembangkan bahan-bahan yang dilarang Islam seperti kolagen dari ekstrak babi dan gliserin dari alkohol.

Kosmetik Korea saat ini tealh diterima di dunia muslim, tetapi hanya empat perusahaan yang mendapatkan sertifikasi halal secara resmi dari luar negeri. (lis)

Posting Kunjugan Wisatawan Muslim Ke Korsel Terus Meningkat ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/kunjugan-wisatawan-muslim-korsel-terus-meningkat/feed/ 0
Wisata Religi Ini Selalu Ramai Saat Ramadan http://syariahcenter.com/wisata-religi-ini-selalu-ramai-saat-ramadan/ http://syariahcenter.com/wisata-religi-ini-selalu-ramai-saat-ramadan/#comments Tue, 14 Jun 2016 21:18:58 +0000 http://syariahcenter.com/?p=4819 SyariahCenter.com – Beberapa tempat wisata religi semakin ramai dikunjungi saat ramadan. Tengok saja beberapa masjid ikonik yang berubah menjadi makin ramai dikunjungi saat bulan puasa. Salah satu yang paling difavoritkan untuk dikunjungi yaitu Masjid Ampel Surabaya. Selain ingin menunaikan ibadah, para pengunjung dari luar kota juga memanfaatkan kunjungan ke sana untuk sekalian berbelanja. Terletak di ...

Posting Wisata Religi Ini Selalu Ramai Saat Ramadan ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
SyariahCenter.com – Beberapa tempat wisata religi semakin ramai dikunjungi saat ramadan. Tengok saja beberapa masjid ikonik yang berubah menjadi makin ramai dikunjungi saat bulan puasa.

Salah satu yang paling difavoritkan untuk dikunjungi yaitu Masjid Ampel Surabaya. Selain ingin menunaikan ibadah, para pengunjung dari luar kota juga memanfaatkan kunjungan ke sana untuk sekalian berbelanja.

Terletak di kawasan Embong Arab, kawasan Ampel menjadi pusat penjualan kurma dan perlengkapan puasa ibadah seperti sarung dan mukena.

Lokasi wisata satu ini akan mencapai puncak keramaiannya pada pertengahan bulan puasa. Saat itu, pengunjugn yang datang ke tempat ini bisa mencapai 7 ribu pengunjung dalam sehari.

Sedangkan untuk wilayah Yogyakarta, pilihan warga jatuh ke Kampung Ramadan. Lokasinya berada di kawasan Kauman yang terletak 1 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.

Lokasi wisata ini dikenal sebagai kampung Silami karena salah satu ulama terbesar Indonesia, Kyai Haji Ahmad Dahlan lahir di sini.

Menariknya, di setiap bulan puasa, kampung ini akan berubah menjadi sentra takjil yang sangat ramai pengunjung. Jika kamu adalah orang yang senang berwisata kuliner, lokasi ini layak dijajal karena setiap puasa banyak jajanan berbuka puasa khas Yogyakarta yang dijual di tempat ini.

Nah, daerah-daerah lain juga memiliki kawasan wisata religi yang menarik untuk dikunjungi loh. Buat kalian yang mau pulang kampung jangan sampai lewatkan sederet tempat seru di daerah kalian. Cek yuk daftarnya di sini mungkin kampung kalian masuk ke dalamnya. (bar)

Posting Wisata Religi Ini Selalu Ramai Saat Ramadan ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/wisata-religi-ini-selalu-ramai-saat-ramadan/feed/ 1
Taiwan Siap Sambut Wisatawan Muslim http://syariahcenter.com/taiwan-siap-sambut-wisatawan-muslim/ http://syariahcenter.com/taiwan-siap-sambut-wisatawan-muslim/#respond Sun, 28 Feb 2016 20:35:44 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3882 Syariahcenter.com – Sektor publik dan swasta Taiwan menerapkan sejumlah inisiatif untuk mengubah Taiwan menjadi salah satu tujuan wisata yang ramah bagi Muslim dunia. Sebanyak 85 unit bisnis yang berhubungan dengan wisata dan fasilitas pendukung telah mendapatkan sertifikasi halal secara nasional. Halalfocus menyebutkan, kawasan wisata yang telah tersertifikasi halal antara lain Museum Istana Nasional, Taipei 101, ...

Posting Taiwan Siap Sambut Wisatawan Muslim ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Sektor publik dan swasta Taiwan menerapkan sejumlah inisiatif untuk mengubah Taiwan menjadi salah satu tujuan wisata yang ramah bagi Muslim dunia.

Sebanyak 85 unit bisnis yang berhubungan dengan wisata dan fasilitas pendukung telah mendapatkan sertifikasi halal secara nasional.

Halalfocus menyebutkan, kawasan wisata yang telah tersertifikasi halal antara lain Museum Istana Nasional, Taipei 101, dan hotel serta restoran di tempat-tempat wisata seperti Alishan dan Sun Moon Lake.

Beberapa tempat di Taiwan juga menyediakan ruang shalat bagi wisatawan Muslim, misalnya di Stasiun Utama Taipei, Stasiun Taichung, dan Bandara Internasional Taoyuan. Fasilitas ini juga akan dibangun di area-area layanan lain.

Direktur Hubungan Internasional dari Biro Pariwisata di bawah Kementrian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan, Eric K. Y. Lin mengatakan upaya ini menggambarkan kepedulian pemerintah terhadap segmen wisata halal yang kini tengah tumbuh sebagai bagian dari industri pariwisata internasional.

“Kesuksesan kami juga dibuktikan dengan prestasi Taiwan sebagai 10 besar tujuan wisata terbaik bagi kalangan Muslim di luar OKI yang diberikan oleh Global Muslim Travel Index tahun lalu,” ujar Eric.

Juru bicara Taipei Financial Center Corp sebagai operator Taipei 101, Michael Liu mengatakan, manajemen Taipei 101 kini tengah mempertimbangkan adanya fasilitas ramah anak Muslim di gedung tersebut.

Landmark ini ditargetkan akan mengundang pendapatan dari pengunjung Muslim kalangan atas senilai 200 hingga 300 dolar AS per hari, selama kunjungan enam hari. “Kami akan membuka ruang doa dan fasilitas wudhu di mal atau observatorium,” kata dia

L ‘Hotel de Chine Group yang berada di jantung kota Taipei juga mempersiapkan fasilitas-fasilitas menarik bagi wisatawan Muslim, khususnya dari Asia Tenggara.

Presiden L ‘Hotel de Chine Group yang juga mantan Konsulat Menteri Kebudayaan, Emile Chih-jen Sheng mengatakan, fasilitas ini diharapkan memberikan keuntungan besar bagi perusahaannya dan mendorong mereka pada posisi puncak dunia industri.

Menurut data statistik biro pariwisata Taiwan, terdapat sekitar 200 ribu wisatawan dari negara-negara mayoritas Muslim pada 2015. Jumlah ini naik 11,1 persen dari tahun sebelumnya.

Taiwan masih dapat memanfaatkan pasar ini, mengingat umat Islam merupakan seperempat bagian dari populasi dunia. Projek Kementrian Luar Negeri untuk menyederhanakan peraturan visa bagi kelompok wisatawan kelas atas di Asia Tenggara yang diberlakukan November tahun lalu efektif meningkatkan jumlah pengunjung ke negara ini. (bar)

Posting Taiwan Siap Sambut Wisatawan Muslim ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/taiwan-siap-sambut-wisatawan-muslim/feed/ 0
Sumsel Jual Paket Wisata Jalur Cheng-Ho dan Ekspedisi Sriwijaya http://syariahcenter.com/sumsel-jual-paket-wisata-jalur-cheng-ho-dan-ekspedisi-sriwijaya/ http://syariahcenter.com/sumsel-jual-paket-wisata-jalur-cheng-ho-dan-ekspedisi-sriwijaya/#respond Sun, 28 Feb 2016 20:11:44 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3886 Syariahcenter.com – Setelah meluncurkan paket wisata ‘Musi Sriwijaya Jazz Festival’ dan ‘Gerhana Matahari Total’ (GMT), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan menyiapkan dua paket wisata yang tidak kalah menarik. “Setelah Musi Sriwijaya Jazz Festival dan fenomena alam Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret mendatang, Sumsel kembali akan meluncurkan dua paket wisata ...

Posting Sumsel Jual Paket Wisata Jalur Cheng-Ho dan Ekspedisi Sriwijaya ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Setelah meluncurkan paket wisata ‘Musi Sriwijaya Jazz Festival’ dan ‘Gerhana Matahari Total’ (GMT), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan menyiapkan dua paket wisata yang tidak kalah menarik.

“Setelah Musi Sriwijaya Jazz Festival dan fenomena alam Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret mendatang, Sumsel kembali akan meluncurkan dua paket wisata yang siap ditawarkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Yakni paket wisata jalur Cheng-Ho dan Ekspedisi Sriwijaya,” kata Irene Camelyn Kepala Disbudpar Sumsel, Ahad (28/2).

Menurut Irene, Musi Sriwijaya Jazz Festival baru saja selesai pada Ahad (27/2) lalu dengan menghadirkan grup jazz Soul Incribed dari New York berlangsung sukses. “Kemudian fenomena GMT pada 9 Maret nanti dengan salah satu paketnya menyaksikan GMT dari atas jembatan Ampera yang akan ditutup selama 12 jam. Untuk paket GMT kita sudah mendapat informasi dari pihak hotel dan biro perjalanan bahwa akan datang wisatawan mancanegara yang berasal dari 12 negara,” ujarnya.

Dua paket wisata ‘Jalur Cheng-Ho’ dan paket wisata ‘Ekspedisi Sriwijaya’ menurut Irene adalah jawaban terhadap berbagai pernyataan yang menilai bahwa di Sumsel tidak ada destinasi wisata yang menarik dan menjanjikan. Irene mengatkan kedua paket wisata tersebut bisa di jual biro perjalanan atau travel kepada wisatawan domestik dan wisman.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel ini mengatakan sejarah Palembang juga tidak dapat dipisahkan dengan kisah Laksamana Cheng Ho. Cheng Ho dikenal sebagai seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming.

Di Indonesia, dia menjelaskan, perjalanan samudera Laksamana Cheng Ho ini tidak hanya singgah ke Palembang. Tapi juga ke Aceh, Batam, Belitung, Jakarta, Semarang, Cirebon dan Surabaya. Tercatat perjalanan Cheng Ho, antara 1405-1433 M, pernah empat kali ke Palembang yakni yang pertama pada tahun 1407.

“Sebagai wujud kedekatannya dengan Palembang, di Palembang sudah berdiri Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang. Masjid itu memiliki perpaduan arsitektur Islam, Tionghoa dan Palembang,” ujar Irene.

Selain itu, pada 2016 juga tengah gencar dilakukan promosi pariwisata Sumsel dengan salah satu pasar wisata yang diincar adalah wisatawan dari Cina. Menurut dia, Sumsel membidik wisatawan dari Cina karena potensi wisata di Palembang memiliki kedekatan dari sisi sejarah. Hal itu karena di Sumsel khususnya di Palembang ada beberapa obyek wisata berlatar budaya Cina. (feb)

Posting Sumsel Jual Paket Wisata Jalur Cheng-Ho dan Ekspedisi Sriwijaya ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/sumsel-jual-paket-wisata-jalur-cheng-ho-dan-ekspedisi-sriwijaya/feed/ 0
Garap Wisatawan Muslim, Filipina Perbanyak Masjid http://syariahcenter.com/garap-wisatawan-muslim-filipina-perbanyak-masjid/ http://syariahcenter.com/garap-wisatawan-muslim-filipina-perbanyak-masjid/#respond Sat, 20 Feb 2016 17:05:54 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3791 Syariahcenter.com – Filipina sebagai negara dengan mayoritas penduduknya penganut Kristiani, tengah memposisikan diri sebagai negara pilihan bagi wisatawan Muslim. [rpi] Dilansir Emirates 24/7, Sabtu, 20 Februari 2016, demi mendorong upaya itu, Departemen Pariwisata Filipina (PDOT) meluncurkan serangkaian inisiatif, yakni dengan membuat sejumlah infrasturktur untuk menyambut wisatawan Muslim, terutama dari kawasan ASEAN dan Timur Tengah. Filipina ...

Posting Garap Wisatawan Muslim, Filipina Perbanyak Masjid ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Filipina sebagai negara dengan mayoritas penduduknya penganut Kristiani, tengah memposisikan diri sebagai negara pilihan bagi wisatawan Muslim.

[rpi]

Dilansir Emirates 24/7, Sabtu, 20 Februari 2016, demi mendorong upaya itu, Departemen Pariwisata Filipina (PDOT) meluncurkan serangkaian inisiatif, yakni dengan membuat sejumlah infrasturktur untuk menyambut wisatawan Muslim, terutama dari kawasan ASEAN dan Timur Tengah.

Filipina bekerja sama dengan Crescentrating, sebuah perusahaan yang berhubungan dengan penyediaan kategori ‘halal’ bagi Muslim. Mereka mulai proyek untuk ketersediaan makanan halal, dan membangun masjid.

Sekretaris Jenderal, PDOT, Ramon R Jimenez menyebut, jumlah wisatawan Muslim dari ASEAN dan Timur Tengah, serta India yang mereka targetkan adalah sebanyak 566 ribu. Ia menegaskan, sebenarnya masalah halal bukan sekadar soal agama, tapi sudah sepatutnya menjadi perhatian bangsa.

“Meningkatkan industri halal di negara kita tidak akan hanya melayani untuk memajukan kehidupan muslim Filipina dan menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga bisa membantu memacu pertumbuhan ekonomi Filipina,” ucap Ramon.

Ramon mangatakan, ‘pasar wisata Muslim’ diakui oleh negaranya sebagai sektor pariwisata utama untuk pertumbuhan ekonomi. Diproyeksikan pasar wisata muslim ini bisa mencapai $200 miliar pada tahun 2020 mendatang.

Fokus awal pasar wisata Muslim akan dimulai di Manila, Davao, Cebu dan Boracay. (feb)

Posting Garap Wisatawan Muslim, Filipina Perbanyak Masjid ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/garap-wisatawan-muslim-filipina-perbanyak-masjid/feed/ 0
Filipina Mulai Gencar Promosikan Wisata Halal http://syariahcenter.com/filipina-mulai-gencar-promosikan-wisata-halal/ http://syariahcenter.com/filipina-mulai-gencar-promosikan-wisata-halal/#respond Fri, 19 Feb 2016 00:25:34 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3789 Syariahcenter.com – Sekretaris Departemen Pariwisata Filipina, Ramon R. Jimenez Jr., menuturkan telah mulai mempersiapkan sejumlah inisiatif sebagai bagian untuk menciptakan infrastruktur jangka panjang di sektor pariwisata. Salah satu inisiatif tersebut adalah dengan mendiversifikasi kunjungan wisatawan dengan membidik wisatawan Muslim, terutama yang berasal dari kawasan ASEAN dan Timur Tengah. Untuk membangun kapabilitas, sumber daya mumpuni, dan ...

Posting Filipina Mulai Gencar Promosikan Wisata Halal ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Sekretaris Departemen Pariwisata Filipina, Ramon R. Jimenez Jr., menuturkan telah mulai mempersiapkan sejumlah inisiatif sebagai bagian untuk menciptakan infrastruktur jangka panjang di sektor pariwisata.

Salah satu inisiatif tersebut adalah dengan mendiversifikasi kunjungan wisatawan dengan membidik wisatawan Muslim, terutama yang berasal dari kawasan ASEAN dan Timur Tengah. Untuk membangun kapabilitas, sumber daya mumpuni, dan kampanye pemasaran destinasi wisata, Filipina menggandeng Crescentrating, lembaga perjalanan wisata halal.

Melalui kerja sama tersebut, Departemen Pariwisata Filipina berupaya meningkatkan ketersediaan makanan halal, mesjid dan destinasi wisata ramah Muslim lain di negara yang mayoritas penduduknya beragama Katholik itu. Destinasi awal pengembangan wisata halal tersebut adalah di Manila, Davao, Cebu, dan Boracay.

“Filipina menerima hampir 566 ribu wisatawan dari Timur Tengah, sebagian negara ASEAN, juga dari India dan Israel. Hal tersebut menjadi dasar kami untuk meningkatkan pelayanan halal. Halal tidak hanya persoalan agama, tapi juga menjadi perhatian nasional,” ujar Ramon, seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis, 18, Februari 2016.

Oleh karena itu, kata Ramon, pengembangan industri halal harus berasaskan ekonomi dibandingkan kebudayaan. “Meningkatkan pelayanan industri halal di negara kami tidak hanya untuk penduduk Muslim Filipina dan memikat para turis, tapi juga membantu meningkatkan perekonomian Filipina,” tuturnya.

Pasar wisata halal sangat diakui sebagai kunci pertumbuhan industri pariwisata, dan diperkirakan menyumbang US$200 miliar pada 2020, atau meningkat dari US$145 miliar pada 2014. Saat ini Filipina berada di peringkat 47 dalam Global Muslim Travel Index 2015 dari MasterCard-CrescentRating. (feb(

Posting Filipina Mulai Gencar Promosikan Wisata Halal ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/filipina-mulai-gencar-promosikan-wisata-halal/feed/ 0
Wisatawan Muslim Jadi Rebutan Maskapai Penerbangan http://syariahcenter.com/wisatawan-muslim-jadi-rebutan-maskapai-penerbangan/ http://syariahcenter.com/wisatawan-muslim-jadi-rebutan-maskapai-penerbangan/#respond Sun, 24 Jan 2016 20:28:00 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3330 Syariahcenter.com – Meningkatnya jumlah pelancong Muslim membuat maskapai bersistem syariah bermunculan. Maskapai syariah pertama Malaysia, Rayani Air, tak mau ketinggalan meramaikan pasar ini setelah sebelumnya ada Saudi Arabian Airlines, Royal Brunei Airlines dan Iran Air. Managing Director Rayani Air, Jaafar Zamhari, mengungkapkan, maskapai yang mulai beroperasi sejak 20 Desember 2015 lalu ini memang baru melayani ...

Posting Wisatawan Muslim Jadi Rebutan Maskapai Penerbangan ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Meningkatnya jumlah pelancong Muslim membuat maskapai bersistem syariah bermunculan. Maskapai syariah pertama Malaysia, Rayani Air, tak mau ketinggalan meramaikan pasar ini setelah sebelumnya ada Saudi Arabian Airlines, Royal Brunei Airlines dan Iran Air.

Managing Director Rayani Air, Jaafar Zamhari, mengungkapkan, maskapai yang mulai beroperasi sejak 20 Desember 2015 lalu ini memang baru melayani lima rute domestik. Namun pada 2017, mereka berencana mulai melayani rute internasional.

Untuk itu, sumber-sumber dana mulai di cari, baik dari pinjaman, investor termasuk pertimbangan sumber dana dari pasar modal. Setelah memiliki dua pesawat Boeing 737-400, Rayani Air akan menambah dua pesawat Boering 737-800 untuk layanan mereka tahun depan.

Mereka akan terbang ke Manila, Jakarta, Phuket, dan Tiruchirappalli di selatan India. ‘”Meski semua kru kabin wanita berkerudung, penumpang tak perlu pusing soal bagaimana berpakaian saat menggunakan maskapai ini. Tidak ada pula pemisahan antara penumpang laki-laki dan wanita,” kata Jafaar, seperti dikutip Bloomberg.

Kepemilikian saham maskapai ini mayoritas dipegang pasangan suami istri Ravi Alagendrran dan Karthiyani Govindan, yang sekaligus bos perusahaan logam, Terus Maju Metal. Maskapai tersebut bermodal 1,1 juta dolar AS. Mereka juga ingin melayani rute penerbangan Eropa dan jamaah haji dalam 10 tahun ke depan.

Langkah Rayani Air tak mengherankan sebab menurut riset CrescentRating dan MasterCard, belanja wisatawan Muslim yang ‘hanya’ 145 miliar dolar AS pada 2014 akan meningkat menjadi 200 miliar dolar AS pada 2020.

Ini pula yang menggoda Saudi Arabian Airlines mempertimbangkan penawaran saham perdana mereka ke publik. Sementara Emirates dan Garuda Indonesia menjual sukuk dengan total 12 miliar dolar AS sejak 2008. “Pelancong Muslim akan mencari maskapai mana yang memenuhi kebutuhan mereka. Ini jelas potensi bisnis bagi maskapai,” ungkap CEO CrescentRating, Fazal Bahardeen.

Peluang yang sama juga ditangkap negara-negara mayoritas non-Muslim. Maskapai syariah berbasis di Inggris yang didirikan pengusaha Bangladesh Kazi Shafiqur Rahman, dikabarkan juga akan mulai beroperasi pada 2016 dan melayani rute Asia Selatan.

Di sisi lain, menurut perusahaan konsultasi bisnis Malaysia, Amanah Capital Group Ltd., maskapai syariah juga menghadapi tekanan yang sama dengan maskapai biasa. Malaysia Airlines Bhd, yang tarifnya setara dengan Rayani Air, merumahkan 6.000 karyawan pada Juni tahun lalu dan melakukan efisiensi hingga 20 persen pascadua tragedi pada 2014 lalu.

“Namun tantangan terbesar maskapai syariah adalah bagaimana menjaring pasar non-Muslim. Ini soal memberi persepsi yang benar tentang syariah dengan mutu layanan yang kompetitif bagi siapa saja,” ujar CEO Amanah, Abas A Jalil. (feb)

Posting Wisatawan Muslim Jadi Rebutan Maskapai Penerbangan ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/wisatawan-muslim-jadi-rebutan-maskapai-penerbangan/feed/ 0
Geliat Wisata Islami Bumi Seribu Masjid http://syariahcenter.com/3236-2/ http://syariahcenter.com/3236-2/#respond Thu, 21 Jan 2016 18:37:46 +0000 http://syariahcenter.com/?p=3236 Syariahcenter.com – Kehidupan masyarakat yang agamis dalam balutan budaya bernuansa Islami mewarnai detak kehidupan penduduk Nusa Tenggara Barat yang dikenal dengan julukan bumi “Seribu Masjid”. Panorama alam yang memesona dan hamparan pantai yang eksotis serta gunung yang menjulang tinggi nan-menantang, melengkapi anugerah Ilahi di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang kini sedang mengembangkan pariwisata sebagai sektor ...

Posting Geliat Wisata Islami Bumi Seribu Masjid ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
Syariahcenter.com – Kehidupan masyarakat yang agamis dalam balutan budaya bernuansa Islami mewarnai detak kehidupan penduduk Nusa Tenggara Barat yang dikenal dengan julukan bumi “Seribu Masjid”.

Panorama alam yang memesona dan hamparan pantai yang eksotis serta gunung yang menjulang tinggi nan-menantang, melengkapi anugerah Ilahi di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang kini sedang mengembangkan pariwisata sebagai sektor andalan, setelah pertanian.

Keindahan panorama alam yang dipadu dengan khazanah budaya serta keramahan penduduk menjadi daya ungkit pembangunan sektor pariwisata syariah yang kini sedang dikembangkan pemerintah.

Sejak beberapa tahun terakhir, industri perpelancongan di “Bumi Gora” itu berkembang pesat yang ditandai dengan angka kunjungan wisatawan yang terus menigkat dari tahun ke tahun.

Data Dinas Kebudayaann dan Pariwisata NTB menyebutkan dengan program “Visit Lombok Sumbawa” (VLS) dari target 1 juta wisatawan berhasil direalisasikan sebanyak 2,25 juta orang, meningkat menjadi 2,49 juta pada 2013.

Kemudian dilanjutkan dengan program VLS tahun 2014 dengan target 2 juta wisatawan, berhasil direlisasikan sebanyak 2,51 juta wisatawan dan 2015 angka kunjungan wisatawan hampir menyentuh tiga juta jiwa.

Karena itu pada 2016 Pemerintah Provinsi NTB menargetkan angka kunjungan lebih tinggi, sebanyak 3 juta wisatawan, baik Nusantara maupun mancanegara.

Untuk mewujudkan target tersebut Kementerian Pariwisata telah meluncurkan “branding” potensi wisata NTB, yakni “Pesona Lombok Sumbawa” sebagai salah satu bidang promosi wisata daerah. Ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari “country branding” Pesona Indonesia dan “Wonder Indonesia” yang telah mendunia.

Konsep Pariwisata Islami

Keinginan Pemerintah Provinsi NTB untuk mengembangkan sektor pariwisata kian menggelora. Karena itu, ketika Kementerian Pariwisata menggagas pariwisata syariah, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi langsung menangkap peluang itu.

Ia meyakini konsep pariwisata Islami itu akan menjadi gerbong baru komoditas pariwisata di daerahnya.
Branding pariwisata syariah menjadi tren baru pengembangan pariwisata di Tanah Air. Provinsi NTB ditetapkan sebagai salah satu dari 13 destinasi wisata syariah secara nasional.

Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dinilai sebagai salah satu daerah paling siap mengembangkan destinasi wisata yang dikemas dengan konsep syariah. Zainul Majdi mengaku optimistis wisata syariah akan menjadi andalan provinsi ini untuk menarik minat kunjungan wisatawan, khususnya dari Timur Tengah dan negara-negara non-Muslim.

Konsep wisata syariah, menurut dia, lebih kepada wisata keluarga dan pendekatan yang mengakomodir nilai-nilai Islami. Oleh karena itu penataan destinasi wisata, termasuk penyiapan seluruh perangkat, seperti sertifikasi halal perlu dikedepankan.

Untuk mendukung konsep tersebut saat ini Pemprov NTB tengah merancang berbagai hal yang diperlukan untuk menunjang wisata syariah tersebut. Bahkan sudah ada komitmen yang kuat dari seluruh pelaku pariwisata bersama pemerintah untuk bisa menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan.

Pengembangan industri pariwisata yang dikemas dengan konsep wisata syariah ini agaknya cukup beralasan, karena pangsa pasar wisata Islami semakin besar setiap tahun. Karena itu, kata Zainul Majdi, sekarang ini ada dua pilihan, membiarkan peluang itu berlalu begitu saja atau memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya mengunjungi NTB.

NTB Kaya Wisata

Sejatinya NTB ini sangat kaya dengan potensi wisata, jarang ada satu tempat yang memiliki keragaman destinasi wisata seperti ini. Dari gunung sampai dasar laut, atraksi budaya, kemudian masjid dan budaya daerah yang memiliki atraksi bernuansa Islam cukup bagus dan berpotensi menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah itu.

Pengembangan pariwisata dengan branding wisata syariah ini sebenarnya dihajatkan untuk memberikan ketenangan, keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan, khusunya wisatawan Muslim, terutama bagi mereka yang berkunjung bersama keluarga.

“Dengan penerapan konsep wisata syariah itu mereka tidak merasa terganggu dengan aktivitas wisatawan lain, misalnya, yang sedang meminum minuman beralkohol,” kata gubernur jebolan Universitas Al Azhar Kairo ini.
Setidaknya ada empat bidang yang telah ditetapkan sebagai fasilitas pilihan untuk mendukung wisata syariah, yakni hotel, restoran yang diberikan label halal, biro perjalanan dan spa serta fasilitas lainnya yang dijamin keamanannya akan terus dikembangkan.

Berbagai fasilitas penunjang itu, menurut Zainul Majdi, akan dilakukan sertifikasi halal oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
Saat ini masih ada yang keliru dalam memahami konsep wisata syariah, sehingga terkesan menakutkan bagi daerah dan pelaku pariwisata dalam penerapannya.

Pesantren Siapkan Paket Wisata Islami

Kesiapan NTB dalam melaksanakan wisata syariah itu diakui oleh Ketua Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia (APII) NTB Fauzan Zakaria. Ia mengakui meski baru ditetapkan sebagai salah satu destinasi nasional wisata syariah, namun konsep wisata Islami itu sudah dilakukan di NTB jauh hari sebelumnya.

Keberadaan ratusan pondok pesantren di NTB menjadi pondasi kuat pengembangan wisata syariah di daerah itu. NTB telah meletakkan pondasi pengembangan wisata syariah yang didukung oleh keberadaan masjid, kuliner halal, hotel bernuansa syariah dan tentunya keindahan alam dan potensi lainnya.

Program pengembangan wisata syariah itu juga mendapat dukungan kuat dari masyarakat, antara lain di ruang-ruang publik disediakan tempat ibadah, seperti di pusat perbelanjaan, kantor pemerintah dan swasta serta kumandang azan yang selalu terdengar saat masuk waktu shalat.

Tidak hanya itu, pondok-pondok pesantren juga sudah menyiapkan paket-paket wisata islami. Begitu juga wisata kuliner sudah terjamin dengan semakin banyak tersedia rumah makan dan restoran yang dilengkapi label halal serta hotel syariah juga sudah mulai bertebaran.

“Semangat inilah yang memotivasi kami untuk memulai pengembangan wisata syariah di NTB, tanpa bermaksud bersaing dengan konsep wisata konvensional,” tutur Fauza Zakaria.

Ia mengatakan wisata syariah jangan dibuat sebagai pesaing, tetapi merupakan gerbong baru pariwisata NTB.
APII ingin menjadikan NTB memiliki karakteristik khusus di dunia pariwisata.

Selain menyasar pangsa pasar wisatawan dalam negeri, NTB bersama Kementerian Pariwisata juga telah melaksaanakan promosi di sejumlah negara Timur Tengah, seperti Dubai, Turki dan Saudi Arabia.

Promosi pariwisata syariah juga akan dilakukan di negara yang tidak memiliki penduduk mayoritas Muslim, seperti negara-negara Eropa, begitu juga negara tetangga di Asia. Di kawsan Asia, potensi pasar wisata syariah ada di Malaysia dan Brunei Darussalam.

Dukungan MUI

Aspek syariah dalam pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi lokomotif pengembangan industri wisata syariah di Indonesia karena budaya Indonesia banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam.

Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Lukmanul Hakim mengatakan konsumsi produk halal dan pemanfaatan produk/jasa yang sesuai dengan kaidah syariah terus meningkat dari waktu ke waktu, seperti perbankan syariah, asuransi syariah, produk-produk halal dengan sertifikat halal MUI.

Menurut dia itu semua menunjukkan industri maupun bisnis dengan kaidah syariah memiliki prospek dan progres sekaligus menjadi ‘selling point’ yang menjanjikan.

Dalam kaitan itu konotasi negatif yang lekat dengan industri pariwisata perlu dihilangkan dan menggantinya dengan hal-hal yang positif.

Tujuan wisata itu di antaranya adalah untuk menyegarkan kondisi rohani, jasmani maupun pikiran. Karena itu, sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, sekaligus sebagai upaya menarik lebih banyak kunjungan Wisman.

“Karena itu istilah tiga S, yakni ‘sun’, ‘sand’ and ‘sex’ atau matahari, pasir dan seks harus diperbaiki menjadi shalat, ‘shihah’ and ‘shariah based’,” imbuh Ketua MUI Amidhan Shaberah. (bar)

Posting Geliat Wisata Islami Bumi Seribu Masjid ditampilkan lebih awal di Syariah Center.

]]>
http://syariahcenter.com/3236-2/feed/ 0