Krisis 2008 Buktikan Bisnis Syariah Lebih Kuat

SyariahCenter.com – Perbankan syariah sebaiknya menjadi sistem yang mendukung bisnis suatu perusahaan. Terlebih, perbankan ini memiliki karakteristik yang bisa melindungi mereka dari ketidakpastian.

Managing Director of Orient Planet, Nidal Abou Zaki, pada tahun 2008, perekonomian global dihantam krisis dan sebagian besar institusi konvensional terkena dampaknya, namun tidak bagi perbankan syariah. Perbankan syariah terbebas dari sekuritas konvensional, unsur-unsur derivatis, dan aset berbahaya. Inilah yang membuat mereka terlindung dari risiko yang tidak perlu.

Hal ini juga diperkuat dengan studi IMF yang membandingkan kinerja perbankan konvensional dengan perbankan syariah. Perbankan syariah lebih tahan menghadapi krisis daripada perbankan konvensional.

“Ini adalah waktu yang tepat dan langkah maju bagi perusahaan kelas dunia untuk melihat perbankan syariah yang bisa jadi pelindung dari perlambatan ekonomi dunia, bahkan resesi global,” kata dia dilansir dari Gulf Times.

Zaki juga mengatakan keuangan syariah menciptakan kedekatan yang lebih erat dengan aktivitas sektor riil yang memberikan nilai besar dan merangsang pergerakan finansial menjadi lebih dinamis. Produk-produk syariahnya juga dikembangkan untuk menggenjot pemenuhan kebutuhan nasabah seperi high return dan likuiditas yang tinggi.

“Masuk akal jika suatu perusahaan merangkul perbankan yang protektif dan konservatif terhadap ketidakpastian saat ini,” kata dia dilansir dari Gulf Times.

Zaki mengatakan di tengah kondisi perekonomian dunia, perusahaan harus membuat keputusan penting untuk melindungi diri mereka dari bencana seperti resesi global. “Bersandar pada perbankan dan keuangan syariah bisa membuat dunia usaha menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan perekonomian global,” kata dia. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *