KH Hasyim Asy’ari Sosok Cinta Damai, Kenapa Ribut Soal Jenggot?

Syariahcenter.com, Jakarta – Perdebatan tentang lukisan KH Hasyim Asy’ari yang tidak berjenggot saat pencanangan Hari Santri Nasional, Kamis (22/10) selayaknya tak perlu diperbedatkan lagi.

“Saya yakin Mbah Hasyim tak suka lukisannya menjadi polemik dan perdebatan. Sebab, beliau itu orang yang damai dan suka menjaga persatuan dan kesatuan, mengapa mesti ribut soal jenggot,” kata penulis Buku Guru Sejati Hasyim Asy’ari, Masyamsul Huda, Jumat (23/10).

Lukisan yang juga menjadi cover buku karyanya itu, diakui Masyamsul, berdasarkan keterangan dari orang-orang terdekat sang pendiri Nahdlatul Ulama tersebut.

“Cucunya, almarhum Gus Dur juga tak berjenggot. Jadi mari sudahi saja polemik jenggot ini,” katanya.

Berbeda dengan Masyamsul, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengaku prihatin, dengan pihak-pihak tertentu yang menghilangkan jenggot Kiai Hasyim. Padahal, menurutnya, dalam Islam ada anjuran untuk merawat jenggot.

“Teganya menghapus Jenggot dari foto Yayi Syekh Hasyim Asy’ari. Sebegitu benci nya mrk dgn sunnah nabi sampai Adab pd Ulama Besar pun dibuang,” ujarnya melalui akun Twitter, @UstadTengku.

Novelis Habiburrahman El Shirazy tidak mengomentari perdebatan jenggot milik Kiai Hasyim. Hanya saja, ia mengunggah foto kakek Gus Dur tersebut dengan tampilan memakai jenggot ketika masih muda. “Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, ahli hadits dari Indonesia,” ujar Kang Abik melalui akun @h_elshirazy. (zae)

(Visited 327 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *