Ini Alternatif Bentuk BPJS Kesehatan Syariah

Syariahcenter.com – Sejak heboh isu Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan `haram` sekitar bulan Agustus lalu, terlontar adanya rencana `mensyariahkan` instansi ini.

Ada rencana pembentukan badan lain di luar BPJS Kesehatan saat ini dengan nama BPJS Kesehatan Syariah, tetapi ada juga rencana peluncuran produk baru syariah dari BPJS Kesehatan.

Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani menyatakan, terus melakukan pembicaraan dengan pihak BPJS Kesehatan dan Dewan Syariah Nasional (DSN).

Hingga saat ini, telah diputuskan bahwa cara `mensyariahkan` badan ini dengan penyediaan produk syariah.

“Memang ada pembicaraan terus yang agak alot dengan DSN. Jadi nanti kita buat produk syariah saja, setornya ke bank syariah,” ujar Firdaus di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, langkah ini merupakan langkah yang mudah dilakukan dalam waktu yang relatif cepat dibandingkan harus membuat badan baru, BPJS Kesehatan Syariah.

“Kalau produk ini mudah-mudahan tahun 2016 sudah bisa jalan, meski direksinya ganti, tidak ada masalah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Firdaus mengungkapkan BPJS Kesehatan saat ini pun tidak memiliki investasi dari hasil pungutannya. Bahkan, badan ini justru selalu menanggung defisit untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat seluruh Indonesia yang telah terdaftar sebagai anggota.

“BPJS ini tidak ada investasinya, malah defisit. Tahun 2014, defisit bisa sampai Rp 5 triliun, tahun 2015 ini sepertinya bisa Rp 3 triliun,” tandasnya. (feb)

(Visited 440 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *