Hati-hati, Cermati Tanda dan Gejala Hipertensi Pada Ibu Hamil!

Syariahcenter.com – Masa kehamilan adalah masa yang sangat rentan bagi para ibu. Tak semuanya bisa berjalan dengan lancar, dan Anda bisa mengalami gangguan kesehatan seperti hipertensi atau darah tinggi. Menurut statistiknya, 10% dari ibu hamil akan mengalami hipertensi, dan ini bisa berakibat sangat buruk bagi ibu dan janin. Efek dari hipertensi bisa menyebabkan kelahiran prematur, bahkan hingga terjadinya keguguran. Jadi kenalilah tanda dan gejala timbulnya hipertensi ini!

Agar Anda bisa lebih waspada, perhatikan tanda serta gejala penyakit hipertensi pada ibu hamil ini dengan baik:

  • Mengalami sakit kepala yang cukup parah,
  • Merasakan nyeri di bagian atas perut, tepatnya di kanan di bawah tulang rusuk,
  • Mata menjadi kabur atau sangat sensitif pada cahaya,
  • Kadar trombosit di dalam darah menurun,
  • Sering sesak napas karena cairan di paru-paru,
  • Berat badan tiba-tiba naik dalam jumlah yang signifikan,
  • Jarang buang air kecil,
  • Hasil tes urine menunjukkan kelebihan protein di dalamnya,
  • Mual-mual dan muntah berlebihan,
  • Pembengkakan di bagian kaki, wajah, dan tangan.

Jika Anda atau istri Anda menunjukkan banyak tanda-tanda di atas, maka segeralah bersiap. Langsung pergi ke dokter untuk di diagnosa dan mintalah obat yang sesuai. Penanganan hipertensi bagi ibu hamil bisa dengan cara ini:

  1. Hindari merokok dan alkohol.
  2. Rutinlah kontrol ke dokter untuk memantau kesehatan ibu dan janin di dalamnya.
  3. Mengubah pola makan, dengan penekanan paling utama pada konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, susu rendah lemak, dan ikan bagi ibu hamil.
  4. Mengurangi garam, tepatnya sodium. Takaran paling pas adalah 2,4 g sehari, atau setara satu sendok teh garam.
  5. Meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh, 50% dari berat badan total.

Segera lakukan penanganan di atas begitu tanda dan gejala hipertensi terlihat. Jika ditangani dengan baik, maka proses kelahiran bisa berjalan dengan lancar. Dokter biasanya akan menyuruh ibu hamil agar dirawat di rumah sakit sebelum tanggal kelahiran yang diprediksi untuk memonitor perkembangan. Patuhilah hal tersebut, dan Anda ataupun istri Anda akan melahirkan dengan selamat. (ads)

(Visited 136 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *