20 Emiten Tersingkir Dari Status Syariah

Syariahcenter.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan Daftar Efek Syariah (DES) Periode II Tahun 2015. Dalam daftar terbaru ini tercatat sebanyak 331 saham emiten dan perusahaan publik dianggap telah menjalani bisnis sesuai syariah.

Daftar terbaru semester II-2015 dikukuhkan lewat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor Kep-63/D.04/2015 tanggal 23 November 2015 tentang Daftar Efek Syariah.

DES merupakan panduan investasi bagi pihak pengguna DES, seperti manajer investasi pengelola reksadana syariah, asuransi syariah, dan investor yang mempunyai keinginan untuk berinvestasi pada portofolio efek syariah.

Selain itu, sebagai panduan bagi penyedia indeks syariah, seperti PT Bursa Efek Indonesia yang menerbitkan Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

Ada 17 pemain baru yang sahamnya masuk DES Periode II Tahun 2015, yaitu:

1. PT Citra Marga Nusaphala Persada, Tbk
2. PT Dharmindo Adhiduta Tbk
3. PT Dyandra Media Internasional Tbk
4. PT Golden Eagle Energy Tbk.
5. PT Gozco Plantations Tbk.
6. PT Greenwood Sejahtera Tbk.
7. PT Leo Investment Tbk.
8. PT Mahaka Media Tbk.
9. PT Metro Realty Tbk.
10. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk
11. PT Pelangi Indah Canindo Tbk.
12. PT Pelat Timah Nusantara Tbk.
13. PT Perdana Karya Perkasa Tbk.
14. PT Sierad Produce Tbk
15. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk
16. PT Smartefren Telecom Tbk
17. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk

Sayangnya, ada 20 emiten yang ditendang dari DES periode ini. Sebanyak 18 emiten keluar karena tidak memenuhi kriteria syariah, yaitu memiliki rasio utang berbasis bunga lebih dari 45 persen atau rasio pendapatan non halal lebih dari 10 persen. Ke-18 emiten itu adalah:

1. PT Cita Mineral Investindo Tbk.
2. PT Cowell Development Tbk.
3. PT Eagle High Plantation Tbk.
4. PT Indal Aluminium Industry Tbk.
5. PT Indika Energy Tbk.
6. PT Inti Bangun Sejahtera Tbk.
7. PT J Resources Asia Pasifik
8. PT Midi Utama Indonesia Tbk
9. PT Modern Internasional Tbk.
10. PT Nipress Tbk
11. PT Nusantara Inti Corpora Tbk.
12. PT Panorama Sentrawisata Tbk.
13. PT Ristia Bintang Mahkota Sejati Tbk
14. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk.
15. PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk
16. PT Star Pacific Tbk.
17. PT Surya Citra Media Tbk
18. PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk

Kemudian, 2 emiten keluar dari DES karena tidak menyampaikan data tambahan informasi pendapatan non halal sesuai dengan kuesioner yang dikirimkan OJK. Kedua emiten itu adalah:

1. PT Graha Layar Prima Tbk
2. PT Intermedia Capital Tbk

(zae)

(Visited 76 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *